Gubeng Kertajaya 9 Raya No. 40-A Surabaya | delivery : 08563474674 | IG : @warungimood | FB : Warung Imood

TIPS MEMANGGANG IKAN

 photo banner_rnm_468x60_zpscf717e28.gif

stock-photo-17127428-fillet-of-salmon-with-asparagus-300x199Banyak yang mempunyai selera dalam memilih makanan, khususnya seafood (makanan laut).
Tapi tak jarang juga banyak yang sulit untuk mengolah seafood tersebut sesuai yang dinginkan.
Untuk beberapa alasan, seafood terutama ikan, perlu penanganan ekstra saat dipanggang.
Daging ikan cenderung sangat halus dan butuh teknik khusus dalam mengolahnya.
Makanan laut yang lebih kecil, seperti udang dan kerang dapat segera matang dan tidak perlu penanganan khusus, hanya taruh di atas bara api.
Tetapi kenyataannya, ada cara mudah untuk membuat masakan sempurna jika Anda tahu langkah-langkahnya.
Nah, disini kita akan bagikan tips memanggang ikan yang bisa dilakukan didapur Anda sendiri :
  • Belilah ikan yang memiliki aroma segar dan khas. Carilah daging ikan yang bersih dan berwarna putih, utuh dengan kulit mengkilap, dan insang merah muda. Kalau membeli ikan beku, cari yang kemasannya terbungkus rapat. Perhatikan kelembapannya, dan lihat tanggal kedaluwarsanya.
  • Untuk olahan ikan panggang, pilih yang dagingnya tebal karena tidak mudah hancur. Lebih baik juga menggunakan ikan dengan kandungan minyak tinggi, seperti salmon dan tuna.
  • Usai dibeli, segera pindahkan ikan segar ke dalam wadah, tutup rapat, lalu simpan di kulkas. Bila ikan dalam kemasan, biarkan tetap dalam kemasan lalu taruh dalam kulkas.
  • Atau jika ikan sudah Anda masukkan ke dalam kulkas sebelumnya, keluarkan dari kulkas, diamkan sementara waktu di piring atau wadah yang kering, tutup dengan tutup panci selama kurang lebih setengah jam.
  • Atur suhu untuk memanggang ikan, sebelumnya atur jarum pengatur suhu di posisi melebihi medium-hot sampai hot. Jika alat pemanggang di rumah tak dilengkapi termometer, tangan Anda bisa dijadikan “termometer” sementara. Letakkan tangan sekitar 12 cm di atas pemanggang. Jika Anda hanya mampu bertahan selama 2 detik, artinya suhu tergolong panas. Bila mampu bertahan sekitar 3–4 detik, artinya cukup panas.
  • Kalau api pemanggangan sudah tinggi, turunkan suhunya sebelum ikan ditaruh di atasnya. Tempatkan ikan pada kawat pemanggang. Model kawat pemanggang ada beberapa bentuk dan ukuran, tetapi prinsip penggunaannya sama, Anda hanya perlu menempatkan ikan di atasnya lalu jepit sehingga posisinya tidak bergeser saat di bolak-balik. Ini mencegah hancurnya ikan dan agar mudah dipanggang.
  • Kemudian panggang ikan selama 3 menit untuk setiap sisi. Jika belum matang, tambahkan waktu 20 sampai 30 detik. Tusuk dengan garpu untuk mengetahui tingkat kematangannya. Perlu diketahui, ikan mudah kering saat dipanggang. Karenanya, jangan pernah meninggalkan ikan saat dipanggang. Juga, jangan terlalu sering membolak-balikkan ikan (cukup satu kali), jangan menyentuh atau memindahkan ikan ketika sedang membakar karena hanya akan mengganggu proses kematangan ikan.
  • Setelah ikan matang dan berwarna kecoklatan, angkat dari kawat pemanggang dengan menggunakan spatula dan sajikan ikan di piring, diamkan sejenak
  • Buatlah saus ikan sesuai dengan selera yang Anda inginkan. Kemudian tuangkan saus tersebut di atas ikan yang telah matang dan berwarna kecokelatan tersebut. Ikan panggang pun siap dinikmati.

Photobucket



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

isi dengan benar *