Gubeng Kertajaya 9 Raya No. 40-A Surabaya | delivery : 08563474674 | IG : @warungimood | FB : Warung Imood

Teh, menghambat penyerapan zat besi

 photo banner_rnm_468x60_zpscf717e28.gif

Pasti diantara kalian, pernah mengkonsumsi teh, bersamaan saat makan?
Memang enak rasanya, makan ditemani segelas teh hangat saat pagi hari, atau es teh di siang hari yang terik.
Tapi, tahukah kalian kalau ternyata tidak disarankan meminum teh setelah atau saat makan?

Menurut Prof Dr Soetaryo (dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar Fakultas Kedokteran UGM): Teh Menghambat Penyerapan Zat Besi dalam Tubuh Bagi para pecandu teh , disarankan untuk tidak meminumnya setelah makan. Pasalnya, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan penyerapan zat besi dalam tubuh hingga 80 %. Padahal, zat besi sangat dibutuhkan dalam upaya pertumbuhan kualitas tubuh manusia. “Seharusnya kebiasaan minum teh sesudah makan dihilangkan. Minumlah teh dua jam sesudah dan sebelum makan,” persoalan zat besi masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia.

Teh mengandung zat tanin, dimana zat ini akan menghambat penyerapan zat besi kedalam tubuh.
Jadi, untuk idealnya, setelah makan tercerna sempurna, barulah aman untuk mengkonsumsi teh.

Lalu, minuman apa yang disarankan untuk menemani waktu makan kita?
Air putih, atau segelas air jeruk.
Air jeruk mengandung vitamin C, dimana vitamin C ini yang kita perlukan untuk dapat membantu penyerapan zat besi menjadi maksimal.

Jadi, masihkah kalian akan minum teh saat makan?
Photobucket



1 thought on “Teh, menghambat penyerapan zat besi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

isi dengan benar *