Gubeng Kertajaya 9 Raya No. 40-A Surabaya | delivery : 08563474674 | IG : @warungimood | FB : Warung Imood

Tips Agar Rem Tidak Blong

 photo banner_rnm_468x60_zpscf717e28.gif

Koran Suara Merdeka hari Kamis 7 Agustus 2008 halaman pertama, memberitakan tentang bus Karunia Bakti jurusan Jakarta – Tasikmalaya mengalami rem blong dan akhirnya masuk jurang dan 7 penumpang ada yang tewas.

Beberapa petikan beritanya sebagai berikut :
….. saat merayap turun di jalan berkelok dan menurun itu, rem bus diduga blong sehingga tak terkendali ….
….. sopir bus bernopol Z-7691-DA merasakan rem blong seusai menyalip sebuah angkot pada jarak satu kilometer sebelum titik kejadian ….
….. bus yang cukup penuh penumpang

Kejadian diatas bisa terjadi pada semua mobil, baik itu mobil lama maupun mobil baru, seperti yang saya alami pada bulan Juli 2008 yang lalu saat menuju Sarangan, tepatnya dijalan yang menurun curam dan berkelok-kelok sebelum Sarangan.

Waktu itu mobil yang saya kemudikan keluaran tahun 2006 dan mesinnya sudah VVT-i. merayap turun dibelakang sebuah mobil omprengan yang kosong, sedangkan mobil saya berisi 7 orang.
Karena jalan cukup sempit dan dari depan beberapa kali muncul kendaraan lain, sehingga tidak bisa mendahului mobil didepan dan sering menginjak rem sedikit-sedikit.
Beberapa saat setelah melewati sekitar 10 kelokan di jalan yang curam tsb,tercium bau kampas rem terbakar. Tetapi mobil tetap saja dijalankan dengan posisi gigi 3. Sekitar 5 menit setelah tercium bau gosong, pada saat mendekati tingkungan terakhir, tiba-tiba rem mobil saya blong. Terkejut bukan main, sebab tak saya duga kalau rem mobil yang masih baru ini bisa blong.
Atas lindungan Allah Yang Maha Kuasa, akhirnya mobil bisa berhenti dengan bantuan batu untuk menahan ban mobil ditepi jalan yang berumput cukup tebal, setelah 25 meter dari posisi rem mulai blong.
Mengapa rem bisa blong ?
Pertanyaan tersebut membuat saya bingung dan berupaya mencari jawabannya saat kejadian dan setelah pulang.
Dari beberapa teman (kepala bengkel dealer resmi, montir bengkel perusahaan, dan seorang teknisi di perusahaan) ternyata jawaban mereka sama, yaitu rem blong, karena kampas rem sering diinjak sedikit-sedikit saat jalan menurun, akibatnya kampas rem menjadi panas, akhirnya terbakar. Apabila kampas rem terlalu panas dan terbakar (dengan indikator bau gosong kampas rem), akan mengeluarkan abu karbon (sisa pembakaran) dan mengakibatkan rem tidak pakem lagi.
Jadi inilah penyebab rem blong pada mobil saat menuruni jalan yang curam.

Berikut ini Tips supaya anda tidak mengalami rem blong saat menuruni jalan curam dari berbagai narasumber :
1. Saat jalan turun dan curam, pakailah gigi 1 kalau matik pakai gigi Low
2. Jangan sering menginjak rem sedikit-sedikit dalam kondisi mobil masih jalan.
Usahakan kalau menginjak rem sampai langsung berhenti, baru lepas.
3. Penumpang dan barang jangan terlalu banyak, akan menambah beban mobil dan membuat laju saat turun menjadi cepat.
4. Bila mencium bau kampas rem terbakar, segera menepi dan biarkan rem dingin kembali.
5. Jangan lupa cari kayu atau batu untuk ganjal / menahan ban mobil saat berhenti di jalan menurun curam, supaya rem istirahat
6. Setelah yakin rem sudah dingin kembali. lanjutkan perjalanan dengan hati-hati.

O ya, saat rem panas, jangan disiram air untuk mendinginkannya, sebab akan membuat cakram jadi bengkok dan membuat macet rem mobil anda.

Photobucket
Photobucket



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

isi dengan benar *